home

 1 user sedang online
 Anda pengunjung ke-331,622


December 2012
S M T W T F S
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31          

JAWAB :

 

Dear Mira, Maksud saya, hamba Tuhan yang mengajarkan bahwa bahasa roh bisa dipelajari dan harus digunakan setiap waktu adalah hamba Tuhan yang ajarannya tidak sesuai dengan Alkitab. Sebagai sebuah karunia, maka kita tidak bisa semaunya memakai kapanpun kita mau. Semua tergantung pada Tuhan. Kalau suatu waktu Tuhan memberikan … ya kita bisa memakainya. Sama seperti karunia lain (kesembuhan, menafsirkan bahasa roh, dsb.) kan tidak bisa ditunjukkan kapanpun kita mau?

 

Tentang peristiwa yang Mira alami (kadangkala berbahasa roh), saya tidak bisa menjawab secara tuntas, karena ada beberapa faktor yang perlu diperhitungkan dalam menilai (1Kor 14): (1) apakah itu membangun iman kita (bukan hanya sekadar memberi sensasi psikologis yang 'plong'); (2) apakah dengan terbangun secara pribadi kita selanjutnya juga ingin membangun jemaat lain (karena karunia diberikan untuk membangun jemaat, 1Kor 12:1-11)?; (3) apakah bunyi yang keluar bervariasi atau itu-itu saja (la-ma-la-ma, dsb.)? Kalau memang ini bahasa roh (terserah Roh Kudus), maka bunyinya seharusnya tidak monoton. Kalau monoton dan sama dengan semua orang, maka kemungkinan besar ini hanya sebuah letupan psikologis belaka; (4) apakah setelah berbahasa roh kita memiliki kecintaan kepada Allah melalui pembacaan dan ketaatan pada firman Tuhan? Karunia bahasa roh membangun kita untuk hidup lebih dekat dan mengasihi Tuhan. Berbahasa roh BUKAN pengganti pembacaan firman Tuhan atau hal-hal rohani lainnya (Kis 2:42); (5) apakah kita sudah begitu terikat dengan bahasa roh? Ada orang tertentu yang sangat mengagungkan bahasa roh sampai ia begitu terikat. Maksudnya, ia merasa tidak dekat dengan Tuhan atau merasa damai jika tidak berbahasa roh. Jika ini yang terjadi, maka bahasa roh itu tampaknya bukan dari Tuhan. Yang penting adalah Roh Kudus, bukan instrumen yang Dia berikan kepada kita. Roh Kudus bisa menumbuhkan kita melalui banyak cara.

 

Sekian dulu jawaban saya. Semoga bermanfaat.

Yakub TH

--- --- --- 

TANYA :

 

“Dari sini kita tahu bahwa ajaran hamba Tuhan yang Ibu dengarkan adalah tidak Alkitabiah” itu maksudnya apa yah? Oh ya panggil Mira aja jangan Ibu … dan saya masih bingung karena bahasa roh yang keluar dari mulut saya apa benar2 sebuah karunia apa bukan? Saya takut itu bukan dari-Nya; namun setiap bahasa roh keluar, saya tidak merasakan gelisah atau semacamnya, saya hanya merasa ringan dan tenang.

 

Lalu akhir2 ini, ketika saya ingin mengungkapkan keinginan atau permohonan (khususnya ketika saya sedang berdoa di gereja), saya kadang suka bingung untuk menyampaikan kepada-Nya (dalam bahasa indonesia) lalu akhirnya bahasa roh yang berbicara. Nah itu apa artinya ya .... jujur saya masih ragu dengan hal berbahasa roh yang sering saya ucapkan.(bimbang).

 

Silahkan kalo mau dicantumkan di situs [www.gkri-exodus.org (bagian tanya-jawab)], saya ga keberatan. Mungkin pertanyaannya sampai disini aja dulu. Terima kasih atas jawaban yang diberikan sebelumnya. GBU #



© 2007 Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Jemaat Exodus | www.gkri-exodus.org
Jl. Nginden Intan Timur 2/5 Surabaya
031-5998458
A Church Where Care, Teaching and Mission Meet Together

Passion 4 Truth !